Guest

Senin, 25 Februari 2013

Etnomatematika, Pembelajaran Matematika dan Wujud Diri




Diri kita sendiri memiliki peran untuk menentukan berbagai macam metode yang digunakan dalam pembelajaran Matematika. Beberapa metode dalam pembelajaran Matematika seperti pembelajaran inovatif, pembelajaran tradisional, pembelajaran otoriter, dan pembelajaran demokratis. Metode-metode tersebut berlaku sesuai dengan diri kita sendiri, bukan karena orang lain. Sebagai guru maupun calon guru, metode pembelajaran  dapat berjalan otomatis sesuai dengan kontrol diri, apakah pembelajaran tersebut inovatif, tradisional, otoriter atau demokratis semua itu tergantung kepada guru. Dapat dikatakan juga metode pembelajaran yang sering digunakan dapat menjadi pencerminan diri seorang guru.
Begitu juga dengan Etnomatematika, yang merupakan wujud dari diri kita juga. Karena Etnomatematika erat kaitannya dengan masyarakat, budaya dan kehidupan sehari-hari. Masyarakat merupakan lingkungan tempat kita berkembang dan mengembangkan ilmu pengetahuan yang kita miliki serta tempat berinteraksi untuk memperluas pengetahuan sehingga Etnomatematika juga erat kaitannya dengan diri kita sendiri. Selain itu, Etnomatematika bukan sekedar bahasa, namun juga proses dan konsep seperti halnya dalam Matematika. Etnomatematika memiliki sifat fleksibel, di samping itu juga merupakan sesuatu yang ontologis dan hakiki ketika melekat sebagai suatu keadaan dan sifat yang memang bermanfaat. Dalam pembelajaran, Etnomatematika tentunya bermanfaat. Namun, seperti yang telah dituliskan sebelumnya, harus dengan persyaratan memiliki idealitas dan sifat merdeka yang muncul dari diri pribadi untuk mewujudkannya.
Pembelajaran dan Etnomatematika sama-sama dapat menjadi perwujudan diri. Namun untuk dapat menggunakan Etnomatematika dalam pembelajaran perlu perwujudan dari dalam diri sebagai seorang yang memiliki idealitas dan sifat yang merdeka tanpa tekanan dari pihak manapun. Selain itu, tidak semua guru dan tidak semua orang mengerti dan mengenal tentang Etnomatematika. Sehingga sangat sedikit yang menggunakan Etnomatematika dalam pembelajaran Matematika dikarenakan persyaratan tersebut. Tanpa menggunakan Etnomatematika, perwujudan diri dapat dilihat melalui metode pembelajaran yang dilakukan oleh seorang guru. Semua kegiatan yang dilakukan oleh diri kita sendiri pun tentunya merupakan perwujudan diri kita sendiri.

Source: Prof. Dr. Marsigit, M.A.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar